Press Release Covid19 Kota Lubuklinggau 20 Maret 2020

  • Jum'at, 20 Maret 2020 - 12:48:03 WIB
  • Dian Aftrisia
Press Release Covid19 Kota Lubuklinggau 20 Maret 2020

PRESS RELEASE

COVID 19

KOTA LUBUKLINGGAU

 

  1. Kasus PDP 01 (Pasien Dalam Pengawasan ) Kota Lubuklinggau hasil nya negatif dan  dalam keadaan sehat
  2. Masyarakat tetap tenang dan waspada, Pemerintah Kota Lubuklinggau  serius dan mampu menangani COVID-19.
  3. Menghimbau masyarakat dalam mengantisipasi COVID-19  bila ada gejala sakit gangguan pernafasan dapat menghubungi CALL CENTER / Mobile Clinic Center di nomor 0818-0333-5555 atau Surveilen Dinas Kesehatan di nomor 0852-6771-3677
  4. Menghimbau masyarakat untuk melaporkan diri dengan data yang lengkap kepada Dinas Kesehatan di nomor 0852-6771-3677 (Survailans Dinas Kesehatan )  : Apabila Memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di luar negeri yang melaporkan transmisi lokal agar dapat ditelusur oleh Dinas Kesehatan melalui Puskesmas, Memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di area transmisi lokal di Indonesia. Hal ini agar Puskesmas  dapat melakukan penelusuran kasus serta Dihimbau untuk melakukan isoslasi diri (self Isolation).
  5. Dinas kesehatan sudah melakukan  penulusuran dengan seluruh orang yang pernah kontak dengan PDP  dan tetap ditelusuri oleh Puskesmas serta dihimbau melakukan isolasi diri sampai 14 hari sejak kontak terakhir.
  1. Kriteria Orang Dalam Pemantauan (ODP)

Orang dalam Pemantauan Seseorang yang mengalami demam (≥38⁰C) atau riwayat demam; atau gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk. DAN tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan. DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala, memenuhi salah satu kriteria berikut :

a. Memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di luar negeri yang melaporkantransmisi lokal*;

b. Memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di area transmisi lokal di Indonesia**

 

7. Kriteria Pasien dalam Pengawasan (PDP)

  1. Seseorang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yaitu demam (≥38oC) atau riwayat demam; disertai salah satu gejala/tanda penyakit pernapasan seperti: batuk/ sesak nafas/ sakit tenggorokan/ pilek/ /pneumonia ringan hingga berat. DAN tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan DAN  pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala, memenuhi salah satu kriteria berikut:a. Memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di luar negeri yang melaporkan transmisi lokal*; b. Memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di area transmisi lokal di Indonesia**, Seseorang dengan demam (≥38⁰C) atau riwayat demam atau ISPA DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi atau probabel COVID-19;, Seseorang dengan ISPA berat/ pneumonia berat*** di area transmisi lokal di Indonesia** yang membutuhkan perawatan di rumah sakit DAN tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan. 
  1. KASUS KONFIRMASI: Seseorang terinfeksi COVID-19 dengan hasil pemeriksaan laboratorium positif
  2. KONTAK ERAT: Seseorang yang melakukan kontak fisik atau berada dalam ruangan atau berkunjung (dalam radius 1 meter dengan kasus pasien dalam pengawasan, probabel atau konfirmasi) dalam 14 hari setelah kasus timbul gejala.

Termasuk kontak erat adalah:

a. Petugas kesehatan yang memeriksa, merawat, mengantar dan membersihkan ruangan di tempat perawatan kasus tanpa menggunakan APO sesuai standard

b. Orang yang berada dalam suatu ruangan yang sama dengan kasus (termasuk tempat kerja, kelas, rumah, acara besar) dalam 14 hari setelah kasus timbul gejala.

c. Orang yang bepergian bersama (radius 1 meter) dengan segala jenis alat angkuUkendaraan dalam 14 hari setelah kasus timbul gejala

  1.  Sesuai dengan Protokol Kesehatan yang telah dikeluarkan Pemerintah RI maka
  1. JIKA ANDA MERASA TIDAK SEHAT dengan kriteria:
  1. Demam 2=38°C; dan b. Batuk/ pilek/nyeri tenggorokan.
  2. lstirahatlah yang cukup di rumah dan minum air yang cukup.
  3. Bila tetap merasa tidak nyaman, keluhan berlanjut, atau disertai dengan kesulitan bernapas (sesak atau napas cepat), segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).
  4. Pada saat berobat ke fasyankes, Anda harus lakukan tindakan berikut:

 1. Gunakan masker.

2. Apabila tidak memiliki masker, ikuti etika batuk/bersin yang benar dengan cara menutup mulut dan hidung dengan tisu atau  lengan atas bagian dalam.

3. Usahakan tidak menggunakan transportasi massal

 Tenaga kesehatan (nakes) di fasyankes akan melakukan screening pasien dalam  pengawasan   COVID-19:

a. Jika memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan COVID-19, maka Anda akan dirujuk ke salah satu rumah sakit (RS) rujukan.

b. Jika tidak memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan COVID-19, maka Anda akan    dirawat inap atau rawat jalan tergantung diagnosa dan keputusan dokter fasyankes.

c. Jika Anda memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan COVID-19 akan diantar ke RS rujukan menggunakan ambulans fasyankes didampingi oleh nakes yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

Di RS rujukan, bagi anda yang memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan COVID-19 akan dilakukan pengambilan spesimen untuk pemeriksaan laboratorium dan dirawat di ruang isolasi.

 

Spesimen akan dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Jakarta. Hasil pemeriksaan pertama akan keluar dalam waktu 1 x 24 jam setelah spesimen diterima.

a. Jika hasilnya positif,  maka Anda akan dinyatakan sebagai kasus konfirmasi COVID-19.

Sampel akan diambil setiap hari.  Anda akan dikeluarkan dari ruang isolasi jika pemeriksaan sampel 2 (dua) kali berturut-turut hasilnya negatif.

b. Jika hasilnya negatif, Anda akan dirawat sesuai dengan penyebab penyakit.

 

  1. JIKA ANDA SEHAT, namun:
  1. Ada riwayat perjalanan 14 hari yang lalu ke negara dengan transmisi lokal COVID-19, lakukan Self Monitoring melalui pemeriksaan suhu tubuh 2 kali.
  2. Jika muncul demam >38°C atau gejala pernapasan seperti batuk/ pilek/nyeri tenggorokan/sesak napas segeralah periksakan diri Anda ke fasyankes.
  3. Jika  Merasa Pernah Kontak Dengan Kasus Konfirmasi COVID-19, segeralah melapor ke petugas kesehatan dan periksakan diri Anda ke fasyankes. Untuk selanjutnya, Anda akan diperiksa spesimennya
  4.  lstirahatlah yang cukup di rumah dan minum air yang cukup.
  5. Bila tetap merasa tidak nyaman, keluhan berlanjut, atau disertai dengan kesulitan bernapas (sesak atau napas cepat), segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Pada saat berobat ke fasyankes, Anda harus lakukan tindakan berikut:

a. Gunakan masker.

b. Apabila tidak memiliki masker, ikuti etika batuk/bersin yang benar dengan cara menutup mulut dan hidung dengan tisu atau lengan atas bagian dalam.

c. Usahakan tidak menggunakan transportasi massal

  1. Pemerintah Kota Lubuklinggau Sudah melakukan Rapat Kesiapsiagaan Penanganan Covid-19 TINGKAT Kota Lubuklinggau dan Membentuk Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 yang diketuai oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau
  2. Protokol desinfektan fasilitas umum dapat dilihat secara lengkap dalam Panduan Pencegahan Penularan COVID-19 Ditempat Dan Fasilitas Umum Oleh Dirjen Kesmas Direktorat Kesling Tahun 2020

Dapat menggunakan

  1. Bleaching (Pemutih) takaran 2 sendok makan per1 Liter air
  2. Karbol  takaran 2 sendok makan per 1 liter air
  3. Pembersih Lantai Takaran 1 Tutup Botol per 10 Liter air

Persiapan alat a. Alat perlindungan Diri (APD) : Sarung Tangan , Masker

                        b.Pel MOB (microfiber)/ Kain Microfiber

                        c.sprayer/ Hand sprayer sesuai kebutuhan

                        d.Ember

Cara :

  1. Gunakan APD standard (sarung tangan dan Masker)Sebelum melakukan disenfeksi, lakukan
  2. Sebelum melakukan desinfeksi lakukan general cleaning terlebih dahulu ( pembersihan permukaan dengan air sabun atau deterjan menggunakan lap pada meja ,lantai, gagang pintu, AC dll)
  3. Bagi penggunaan kain microfiber(MOP) rendam kain microfiber(MOP) kedalam air ysng telah berisi cairan disenfektan lakukan pengelapan lingkungan permukaan datar dan biarkan tetap basah selama 10 menit
  4. Bagi penggunaan  sprayer, isi botol dengan cairan desinfektan yang telah diencerkan. Ambil 2 lembar tissue dilipat dua atau empat. Semprotkan cairan disenfektan pada tissue dan lakukan pengelapan secara zigzag atau dari tengah keluar
  5. Setelah Proses General cleaning , lakukan desinfektan dengan menggunakan  Sprayer , lanjutkan dengan pengelapan menggunakan MOP
  6. Bersihkan Diri setelah melakukan desinfeksi( cuci tangan pakai sabun dan air mengalir )
  7. Lakukan sebelum bekerja , saat jam bekerja, sesudah jam kerja ruangan dapat digunakan kembali setelah 60 menit .Dilakukan maksimal setiap 2 jam sekali 
  1. Untuk mayarakat kota Lubuklinggau, dihimbau kembali agar
  1. Melakukan dan meningkatkan gaya hidup sehat / Germas yakni :
  2. Menjaga Kebersihan tangan , terutama sebelum memegang mulut, hidung dan mata ; setelah memegang instalasi public. Cuci tangan dengan sabun di air mengalir minimal selama 20 detik
  3. Jika tangan terlihat tidak kotor mencuci tangan menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol minimal 60 %
  4. Menerapkan etika batuk ketika batuk pilek
  5. Menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi buah dan sayur dan makan makanan bergizi
  6. Segera berobat bila sakit gangguan pernafasan
  7. Istirahat yang cukup
  8. Miliki aktifitas fisik/ olahraga yang cukup 30 menit sehari atau minimal 150menit seminggu
  9. Minum air mineral yang cukup
  10. Makan makanan  daging yang masak , hindari makan daging mentah
  11. Tidak merokok dalam ruangan dan kawasan tanpa rokok 

 

  1. Masker wajib digunakan bagi orang yang sakit. Penggunaannya  tidak dianjurkan pada orang yang sehat dan tidak dianjurkan membeli secara berlebihan
  2. Menganjurkan bagi yang sedang sakit saluran pernafasan untuk tidak bepergian keluar rumah
  3. Isolasi diri dirumah bagi seseorang dengan gejala infeksi saluran nafas  ringan terkait COVID-19, secara sukarela  atau rekomendasi petugas kesehatan untuk dilakukan isolasi rumah minimal 14 hari

Yang dilakukan saat isolasi diri dirumah adalah tetap dirumah dan dapat dihubungi,ventilasi rumah yang baik/buka jendela ,membatasi pengunjung dan membuat daftar pengunjung, hindari pemakaian barang pribadi bersamajika harus bepergian menggunakan masker, hindari tempat umum, hindari tempat ramai, lakukan etika batuk dan bersin dengan tissue dan cuci tangan , ruang terpisah jarak minimal 1 meter dengan orang sehat,pembersihan dan desinfektan barang barang di area yang ditempati misalnya meja , kursi dll,selalu menggunakan masker, tissue, pakaian atau barang linen habis pakai  dimasukkan terpisah dari orang sehat

  1. Mari lakukan SOCIAL DISTANCING untuk sementara waktu ini, yakni sebisa mungkin berdiam di rumah, hindari tempat umum seperti mall dan bioskop, usahakan berada di ruang terbuka dan berjemur matahari, hindari tempat tertutup dan lembab seperti gedung ber AC, hindari kumpul kumpul entah reuni arisan dan apalagi pertemuan lebih dari 10- 15 orang, untuk sementara menghindari pertemuaan missal. Hal ini semua bertujan untuk mencegah penularan yang massive
  2. Bagi perguruan tinggi agar dapat menginformasikanke dinkes kesehatan kota Lubuklinggau saat melakukan PKL atau kunjungan ke luar daerah yang terjangkit ataupun luar Negeri sehingga memudahkan untuk melakukan observasi kesehatan dan Penyelidikan epidemiologi kasus kesehatan akibat perjalanan
  3. Menghimbau masyarakat dalam mengantisipasi COVID-19  bila ada gejala sakit gangguan pernafasan dapat menghubungi CALL CENTER / Mobile Clinic Center di nomor 0818-0333-5555 atau Surveilen Dinas Kesehatan di nomor 0852-6771-3677
  4. Informasi Kesehatan Tentang COVID-19 di Kota Lubuklinggau bersumber dari Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau melalui Kabid P2P (082180079119
  5. TAUTAN-TAUTAN PENTING

• https://infeksiemerging.kemkes.go.id/

https://covid19.kemkes.go.id/

http://pusatkrisis.kemkes.go.id/

•https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019 •https://www.un,icef.org/indonesia/coronavirus

• Hotline 24 jam: 119 ext. 9 

  • Jum'at, 20 Maret 2020 - 12:48:03 WIB
  • Dian Aftrisia

Berita Terkait Lainnya